07
Jun
09

[2] Arkhaebakteria

Sebelumnya, Arkhaae dan bakte bersama-sama dalam kingdom Monera (dalam klasifikasi 5 kingdom). Tetapi ternyata di antara mereka terdapat perbedaan, sehingga Arkhaea kini termasuk dalam Kingdom Arkhaebakteria (sistem klasifikasi 6 kingdom).

Arkhaebakteria diduga sebagai organisme paling tua yang hidup di bumi. Arkhaebakteria berasal dari kata :

  • Archaea (bahasa Latin) yang berarti nenek moyang
  • Archaios (bahasa Yunani) yang juga berarti nenek moyang

Ciri-ciri Arkhaebakteri :Gambar. Methanoseta [http://www.scielo.br]

  • bentuk sel bervariasi : bulat, batang, spiral, pipih, persegi panjang, datar dan tidak beraturan
  • hidup sebagai sel tunggal (uniseluler) atau berupa filamen (seperti benang)
  • ukuran sel Arkhaebakteria berkisar antara 0,1-15 µm, dalam bentuk filamen panjangnya mencapai 200 µm
  • bereproduksi dengan melakukan pembelahan biner, pertunasan, atau fragmentasi
  • berdasarkan kebutuhan akan oksigen : aerob dan anaerob
  • tipe nutrisi (berdasarkan kebutuhan unsur karbon) : kemoautotrof
  • habitat : ditemukan di daratan dan perairan yang ekstrim, seperti lingkungan anaerob (tidak tersedia oksigen), kadar garam tinggi, temperatur tinggi, sangat tinggi atau bahkan sangat rendah
  • Arkhaebakteria ada yang memiliki dinding sel dan ada yang tidak. Struktur dinding sel Arkhaebakteria bervariasi, umumnya tidak memiliki asam muramat. Pada Arkhaebakteria terdapat variasi struktur kimia dinding sel berupa polisakarida, protein, dan glikoprotein.
  • pada membran selnya, terdapat struktur lipid (lemak) dengan hidrokarbon yang bercabang

Ternyata ini dia yang menyebabkan Arkhaea dan bakteri terpisah

Karakteristik

Arkhaebakteria

Eubakteri

Inti sel Tidak terbungkus membran inti dan tidak memiliki nukleolus Tidak terbungkus membran inti dan tidak memiliki nukleolus
Dinding sel Bervariasi, tanpa asam muramat Mengandung peptidoglikan yang terdiri atas asam muramat
Lipid pada membran Memiliki ikatan ester, asam lemak dengan rantai lurus Memiliki ikatan eter, rantai alifatik bercabang
Respon terhadap antibiotik (kloramfenikol dan kanamicin) Tidak sensitif Sensitif
Tipe nutrisi Metanogenik, fiksasi nitrogen, kemoautotrof Fiksasi nitrogen, fotosintesis, kemoautotrof

0 Responses to “[2] Arkhaebakteria”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


June 2009
S M T W T F S
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 266,601 hits

Radio Streaming

Jogjastreamers

SEO pdf

pdf

SEO Google

Google


%d bloggers like this: