A

Aerob memerlukan  oksigen. Mengacu pada suatu organisme, lingkungan atau proses seluler yang memerlukan oksigen
Anaerob tidak memerlukan  oksigen. Mengacu pada suatu organisme, lingkungan atau proses seluler tanpa oksigen dan mungkin akan teracuni akan kehadiran oksigen
Autotrof organisme yang tumbuh dengan memanfaatkan sumber karbon anorganik seperti CO2

B

Bakteri suatu mikroorganisme prokariotik dalam domain Eubakteria
Bakteriofag (faga) suatu virus yang menginfeksi bakteri
Bakterioklorofil pigmen yang menyerupai klorofil, biasanya dimiliki oleh bakteri fotosintetik
Biakan murni suatu biakan yang hanya mengandung satu spesies organisme

C

Cyanobacter prokariot fotosintetik

D

Dekolorisasi proses pencucian/penghilangan warna dengan menggunakan alkohol setelah perlakukan dengan kristal violet pada teknik pengecatan Gram
Dinding sel lapisan keras dan kaku terletak di bagian luar membran sel yang berfungsi untuk memperkuat dan melindungi sel dari tekanan osmotik
DNA (deoksiribo nukleat acid) materi genetik sel dan beberapa virus
Domain tingkatan tertinggi dalam klasifikasi satu tingkat di atas kingdom

E

Eksotoksin protein toksin, disekresikan oleh bakteri ke medium di sekitarnya, yang menghasilkan gejala-gejala spesifik
Endospora sel berdinding tebal yang memiliki ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan
Endotoksin suatu komponen dari membran luar bakteri Gram negatif, dibebaskan saat organisme tersebut hancur dan menyebabkan infeksi pada inang
Eukariot sel yang memiliki membran pada inti selnya (nukleus), memiliki anak inti (nukleolus), dan biasanya memiliki organel yang bermembran

F

Fagosit sel yang mampu menelan mikroorganisme atau partikel-partikel asing lainnya
Fermentasi proses katabolik yang menghasilkan energi (ATP) dari hasil penguraian glukosa tanpa adanya rantai transport elektron, menghasilkan produk akhir yang khas seperti etil alkohol atau asam laktat
Filamen struktur seperti benang
Flagel struktur sel tersusun atas protein, sebagai alat gerak pada sel prokariotik
Fragmen potongan materi genetik yang tersusun dari beberapa gen

G

Gram negatif sel prokariotik yang memiliki lapisan peptidoglikan tipis, berwarna merah setelah pengecatan Gram, dan memiliki lapisan membran luar (yang berupa lipoposakarida, lipopoprotein dan makromolekul lain)
Gram positif sel prokariotik yang memiliki lapisan peptidoglikan tebal, berwarna biru/ungu setelah pengecatan Gram, dan tidak memiliki membran luar

H

Halofilik Arkhaebakteri yang pertumbuhannya tergantung pada konsentrasi garam tinggi
Heterotrof organisme yang memanfaatkan sumber karbon organik seperti glukosa

I

Inang suatu organisme yang dihuni oleh organisme lain berupa parasit (atau penyebab infeksi)
Infeksi suatu kondisi patogenis yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba di dalam inang
Inokulasi dimasukkannya mikroba atau substansi secara buatan ke dalam tubuh/medium biakan

K

Kapsul lapisan polisakarida atau protein, menyerupai lendir dan dimiliki oleh bakteri
Kemoheterotrof organisme yang harus mengkonsumsi molekul organiksebagai sumber energi dan sumber karbon
Koloni pertumbuhan mikroba pada medium biakan yang dapat dilihat secara langsung oleh mata
Kromosom materi genetik yang berisi gen-gen esensial untuk kehidupan sel

L

Lisozim enzim dalam keringat, air mata dan air ludah yang menyerang dinding sel bakteri
Lumpur bagian setengah padat pada limbah yang telah diendapkan dan diberi perlakuan bakteri

M

Medium suatu substansi yang digunakan untuk menyediakan nutrien bagi pertumbuhan dan perkembangbiakan mikroba
Membran sel pembatas semipermeabel yang memisahkan sitoplasma dari lingkungan
Metabolisme semua reaksi bikomia yang terjadi di dalam sel
Metanogen Arkhaebakteria penghasil metana
Mikroba organisme yang berukuran sangat kecil, terdiri atas sel tunggal atau berkoloni

N

Nukleoid kumpulan seperti inti sel berupa DNA kromosom yang tidak terlindungi oleh membran inti, terdapat pada bakteri dan Arkhaebakteria
Nukleus struktur inti sel yang tersusun atas kromosom dan terbungkus oleh membran
Nutrien suatu zat yang mendorong pertumbuhan, pemeliharaan, fungsi dan pertambahan jumlah sel dari suatu organisme
Nutrisi berbagai macam zat yang dibutuhkan untuk proses metabolisme, juga berkaitan dengan proses transport dan pengolahan nutrien

O

Oksidasi hilangnya elektron dari suatu subtansi yang terlibat dalam rekasi redoks
Organik berkenaan dengan zat yang berasal dari organisme, berhubungan dengan organisme hidup

P

Parasit obligat organisme yang menyerap nutrien dari cairan tubuh inang yang masih hidup
Patogen material maupun organisme penyebab penyakit
Pembelahan biner tipe pembelahan sel pada organisme prokariot, yang menghasilkan 2 sel anak yang sama (identik), masing-masing mengandung salinan kromosom
Peptidoglikan lapisan polisakarida yang tersusun atas N-asetil-glukosamin dan N-asetil-muramat yang terikat oleh ikatan peptida
Pewarnaan Gram teknik pengecatan dinding sel dengan hasil Gram positif (biru/ungu) dan Gram negatif (merah)
Pilus struktur kecil seperti filamen di permukaan sel yang berfungsi dalam perlekatan sel dan pertukaran materi genetik
Plasmid materi genetik di luar kromosom yang mengkode sifat tertentu
Prokariot sel yang tidak memiliki membran inti, sehingga inti selnya disebut nukleoid, dan organelnya tidak terbungkus membran

R

Resisten sifat ketahanan terhadap kondisi fisik dan kimia yang tidak menguntungkan untuk hidup
Ribosom struktur yang terdiri atas RNAs dan protein, sebagai tempat sintesis protein
RNA (ribo nukleat acid) berfungsi saat sintesis protein sebagai RNA duta, RNA transfer, dan RNA ribosomal
Ruminansia hewan seperti sapi dan domba dengan lambung kompleks dibagi dalam beberapa ruangan yang khusus untuk pola makan herbivora

S

Sel vegetatif sel yang tumbuh dalam kondisi nornal
Sintesis proses/reaksi pembentukan senyawa kompleks melalui penggabungan senyawa/unsur-unsur yang lebih sederhana
Sitoplasma bagian cair dari sel yang dilindungi oleh membran
Sporulasi proses pembentukan spora bakteri

T

Taksis pergerakan menjauhi atau mendekati sumber stimulus berupa zat kimia/kondisi fisik tertentu
Termofilik ekstrim Arkhaebakteria yang dapat tumbuh optimum pada suhu >80oC atau lebih
Toksin protein berupa zat beracun yang dikeluarkan oleh organisme, misalnya bakteri

U

Uniseluler organisme bersel tunggal

V

Virus partikel yang berukuran lebih kecil daripada bakteri, memiliki materi genetik DNA dan atau RNA yang membutuhkan sel hidup untuk bereplikasi

(Campbell, et all; 2003:G1-G29; Madigan, et all; 2009:23-24, 47-48, 105, 515; Tim, 2004)



December 2016
S M T W T F S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blog Stats

  • 266,601 hits

Radio Streaming

Jogjastreamers

SEO pdf

pdf

SEO Google

Google


%d bloggers like this: